Jual Sambal Modal Rp 200.000, Laki-Laki Ini Raup Omzet Belasan Juta/Bulan

Foto: Dok: Sambal Inohong

Jakarta - Mendapat pekerjaan dengan honor tinggi tidak menjamin seseorang betah dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. Seperti yang terjadi pada Yusep Abdurahman. Pria penyandang gelar sarjana manajemen niaga UNPAD ini rela melepas pekerjaan besarnya untuk menjadi pengusaha.

Dia ketika ini menjual sambal dengan merek Bandung Inohong semenjak 2016. Sebelumnya beliau bekerja kapal pesiar Holland America Line sebagai housekeeping yang mempunyai penghasilan sekitar Rp 8,5 juta per bulannya, kemudian pernah juga menjadi guru bahasa Inggris di SMP, SMA, dan private, serta team riset and development (R&D) di Grup CRP yang membawahi Up Normal, Nasi Goreng Mafia, Bakso Budjangan dan lainnya.

"Saya cinta sambal dan makan tampa sambal itu nggak afdol, saya yakin banyak orang Indonesia dan Asia yang sama menyerupai saya" kata Yusef kepada detikcom, Jakarta, Selasa (31/12/2019).

Menurut dia, sambal merupakan perjuangan yang mempunyai prospek besar dibandingkan perjuangan makaman olahan lainnya. Dia pun menentukan perjuangan ini dikarenakan ketika sedang galau menyajikan makanan untuk santap sahur.

"Sambal itu bisnis yang sustainable, kalau orang Indonesia yang di dalam dan luar negeri masih makan nasi, kemungkinan besar sambal diharapkan juga sebagai pelengkap," terperinci dia.

Sejak 2016, Yusef mengaku mengeluarkan modal sekitar Rp 200 ribu untuk membeli materi baku. Pada ketika itu juga dirinya pribadi mengolah sambal Bandung Inohong dan menjualnya kepada teman-teman kuliahnya dan bisa membukukan omzet sebesar Rp 300 ribu.


Ada beberapa varian sambal Bandung Inohong yang dijualnya, yaitu sambal teri merah, sambal teri hijau dan belacan. Sampai ketika ini dirinya masih mengandalkan media umum untuk menjual produknya. Produk sambal Bandung Inohong sudah hingga ke Jakarta, Bandung, Banjarmasin dan beberapa kota besar lainnya.

Bahkan, dirinya pun sudah mempunyai beberapa reseller yang membantu menjual produk sambal Bandung Inohong. Dengan acara tersebut, Yusef pun bisa mengumpulkan omzet Rp 12 juta setiap bulan atau lebih besar dari honor ketika masih bekerja.

"Perkiraan masih Rp 5-Rp 12 juta," ujar dia.

Dia mengaku banyak hal-hal yang tidak yummy ketika menjalankan usahanya, salah satunya ialah produk sambalnya bocor ketika dibawa ke ekspo Malaysia International Halal Showcase. Sehingga dirinya harus mengeluarkan perjuangan lebih untuk menjelaskan kepada para pembeli di ekspo itu.

Dia pun membagikan tips bagi masyarakat yang ingin terjun menjadi pengusaha. Menurut beliau pertama-tama harus mencari bisnis yang sesuai dengan keinginan, jangan takut gagal, dan terpenting me sanggup restu kedua orang tua.

Terakhir, bagi yang ingin membeli sambal Bandung Inohong bisa pribadi ke akun Instagram @sambal-Inohong dan bisa ke aplikasi Tokopedia.



Simak Video "Masih Pandemi, Ayu Ting Ting Tunda Buka Kafe di Pondok Gede"
[Gambas:Video 20detik]
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com

Sumber detik.com

Comments

Popular posts from this blog

7 Tips Memperpanjang Usia Makanan

6 Idol Kpop Ini Pernah Menderita Gangguan Kecemasan

Mengenal Sirtfood, Diet Yang Bikin Adele Berhasil Turun Fifty Kg